Panggil Saya Chaidir Bukan Agan

Entah dari mana asal mulanya saya juga kurang tahu. Tapi saya sangat sering memperhatikan beberapa orang di dunia maya yang menggunakan istilah “Ane” untuk dirinya dan “Agan” untuk diri orang lain. Seperti di forum, kaskus, toko online, dan blog. Yang jelas saya pribadi agak kurang suka dengan panggilan yang semacam ini. Apakah sobat juga salah satu Ane dan Agan yang saya maksud? Heheh..

Oke, memang itu kan pilihan masing-masing. Gak masuk akal juga kalau misalnya saya melarang Anda untuk tidak menggunakan istilah sebutan gan dan ane. Kalau Anda merasa nyaman iyaa terserah. Tapi tolong deh kalau bisa jangan panggil saya gan. Agak risih nih kuping dengernya. Serius.

Menyebut Nama dan Panggilan itu Penting

Dialog (fiktif) antara saya dengan orang yang baru mau kenalan.

“Salam kenal Mas! Terima kasih sudah di-confirm. :)”

“Sama-sama Mas Zulmi.. Salam kenal juga yaa. ^_^”

“Saya boleh nanya ndak?”

“Boleeh.. apa itu?”

“Gimana yaa cara bikin heading blog biar bisa penuh dengan ukuran lebar postingan?”

“Oooh.. kayak yang di blog saya yaa?”

“Iyaa Mas.. :)”

“Mudah kok Mas bikinnya. Kebetulan saya udah ada tutorialnya, coba baca Cara Membuat Heading Blog Lebar Penuh

“Waah.. pas banget! Saya coba pelajari dulu artikelnya. Makasih Mas Chaidir..”

“Sama-sama! Semoga blognya Mas Zulmi makin keren.. :)”

“Hehehe.. iyaa ^_^”

.chat {padding: 2% 10px; background-color: #f5f5f5;font-size:.96em;border-radius:4px;-moz-border-radius:4px;-webkit-border-radius:4px;-o-border-radius:4px;border:solid 1px #e5e5e5;} .awakder .chat, .awakdir .chat {background-image: -webkit-linear-gradient(bottom, #c7defe, #e7f1fe);background-color: #dbedfe;background-image: -webkit-gradient(linear, center bottom, center top, from(#c7defe), to(#e7f1fe));} .iwakder, .iwakdir {padding: 0 5% 0 75px;margin: 0 75px 0 0;} .awakder, .awakdir {padding: 0 75px 0 5%;margin: 0 0 0 75px;}

panggi-saya-chaidir-dengan-senyuman

Jadi, sebenarnya saya lebih suka model dialog yang seperti contoh di atas. Dengan begitu saya rasa kita pun bisa lebih mudah akrab dengan orang yang baru dikenal. Karna umumnya setiap orang pasti akan merasa lebih ‘WOW’ saat namanya kita sebut. Kayak berasa lebih berarti ketimbang kita manggilnya dengan sebutan gan atau malah gak nyebut panggilan sama sekali.

Ini bukan hanya berlaku di dunia maya. Pada percakapan sehari-hari juga seharusnya begitu. Coba pikir kenapa saat orang pertama kali bertemu, hal pertama yang sering kali ditanya adalah “Kalau boleh tahu namanya siapa yaa?”. Atau bisa juga Kenalin nama saya Chaidir.

Alasannya tentu karna kita ingin orang lain tahu identitas kita. Supaya apa? Supaya kita bisa menjalin pertemanan dan mengenalnya lebih dekat. Faktanya, setiap orang pasti akan lebih mudah memberikan suatu kepercayaan hanya pada orang-orang terdekatnya saja, iyaa kan? Jadi kalau kita mau membangun relasi yang bagus, perbanyak lah mengenal orang lain. Dan biasakan untuk mengingat namanya. Agar ikatan bathin antara kita bisa lebih cepat terjalin dengan baik.

Senyuman Membuat Kita Lebih Baik

Ooh yaa, kalau bisa tetap gunakan emoticon. Sama seperti saat kita bertatap muka langsung dengan orang lain. Kalau kitanya aja udah malas memberikan senyuman, pasti orang lain yang lihat kita pun jadi biasa-biasa aja. Senyuman itu terbukti ampuh untuk bisa menarik perhatian orang lain secara emosional. Saat emosional positif sudah terlibat tentu komunikasi yang kita bangun bisa lebih besar kemungkinannya selalu mendapat respon yang positif pula.

Terkadang tanpa adanya emoticon bisa saja yang tadinya kita bermaksud mau bercanda, tapi malah dianggap serius oleh lawan bicara kita. Dan coba pikir lagi, kenapa banyak media sosial sekarang ini sudah menambahkan fitur stiker pada aplikasi chatting-nya? Itu kan supaya percakapan kita secara online pun bisa terasa lebih interaktif.

Intinya dengan panggilan yang baik ditambah dengan reaksi emoticon tentu akan membuat komunikasi kita secara online bisa lebih terasa nyata. Suasana yang tercipta terkesan lebih bermakna antar satu dengan yang lain. Saat kita bisa membangun kedekatan dengan orang lain, maka siapa pun akan merasa senang berteman dengan kita.

Semakin banyak teman dampaknya mudah-mudahan pintu rezeki kita bisa lebih terbuka dan lancar ngalirnya. Hehehe.. Betul atau betul?

Mau buktikan sendiri? Silahkan..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *