Rahasia Menulis Blog Jadi Penulis Buku

Setiap orang pasti punya anggapan masing-masing terhadap yang namanya Blog. Menurut saya, anggapan yang paling tepat adalah blog merupakan media untuk menulis. Jangan samakan blog dengan sebuah website komersial. Seperti Google, Facebook, Lazada, Themeforest dan lainnya itu bukan lah blog. Perbedaan jelasnya bisa dilihat dari segi konten. Umumnya blog memiliki beberapa artikel yang bisa dibaca oleh pengunjung.

Ada juga beberapa situs yang dia adalah merupakan website komersial tapi juga memiliki subdomain berupa blog. Contohnya adalah Alexa.com. Selain sebagai penyedia tools untuk keperluan analisis trafik dan rangking situs, Alexa juga memiliki subdomain khusus yaitu blog.alexa.com. Yang fungsinya adalah untuk memuat artikel-artikel informasi seputar layanan alexa itu sendiri.

Sampai sini saya rasa kita udah mulai sepaham.
Bahwa kegiatan ngeblog itu intinya adalah menulis.

Lalu muncul pertanyaan berikutnya kenapa orang menulis di blog?

Seperti yang saya bilang diawal blog hanya sebagai media. Sama seperti layaknya mading (majalah dinding) atau sama juga seperti buku, majalah, koran dan lain-lain. Diantara itu semua fungsinya kan sama saja. Sama-sama punya tulisan yang bisa kita baca.

Jadi, sebenarnya ada satu hal bagus yang bisa kita manfaatkan dari sini. Kalau kita beneran blogger maka seharusnya kita sudah bisa membuat sebuah tulisan. Iyaa kan? Nah, berarti kita udah punya kemampuan menulis. Walaupun mungkin kita masih belum tahu tulisan kita udah bagus apa belum. Yang penting kita udah bisa nulis.

Menulis Blog = Menulis Buku

Karna kita udah bisa nulis di blog berarti seharusnya kita juga udah bisa menulis sebuah buku. Bisa menulis buku sendiri pasti sangat menyenangkan, bukan? Orang-orang yang agak malas baca-baca secara online pun jadinya bisa nikmatin tulisan kita juga. Siapa tahu kita malah bisa jadi penulis terkenal. Dan ujung-ujungnya kita bisa dapat penghasilan dari karya tulis kita sendiri. Wiiih.. keren..

Sebenarnya ini adalah salah satu impian dan tujuan saya. Selain ingin membangun personal branding lewat blog, saya juga pengen bisa membuat buku sendiri. Bagi sebagian orang, penulis buku itu rasanya lebih diakui ketimbang penulis blog. Teman sekelas saya di kampus salah satu contohnya. Entah kenapa mereka lebih sering nganggap sepele.

Kalau saya malah justru lebih senang menulis di blog ketimbang disuruh nulis di buku catatan. Entah mungkin karna tulisan saya jelek atau karna saya emang malas nulis secara manual. Atau mungkin juga karna keseringan ngeblog membuat saya jadi lebih terbiasa menulis dengan cara diketik ketimbang nulis tangan.

Mulai Dengan Membuat Ebook Sendiri

Cuman lagi memang untuk bisa membuat buku prosesnya kan gak semudah membuat blog. Butuh modal juga untuk biaya cetak dan penerbitan. Belum lagi tulisan kita harus berhasil lolos dari seleksi penerbit.

Nah, kalau gitu daripada ribet-ribet, mending kita coba dulu dengan cara yang mudah. Belum bisa buat buku, setidaknya kita bisa nyoba membuat ebook. Apalagi sekarang kan udah zamannya teknologi nih. Hampir kebanyakan orang pasti udah punya Smartphone. Dengan gadget yang canggih tersebut, apa-apa udah jadi lebih praktis. Bukan hanya untuk internetan saja, untuk baca-baca ebook pun juga udah gampang kan?

Ebook Cara Cerdas Menulis Blog Tanpa Copas

ebook-menulis-blog-tanpa-copas

Dan, gambar diatas adalah ebook pertama saya. Sebenarnya masih sekedar coba-coba. Lebih cocoknya disebut mini ebook. Karna memang isinya pun masih dikit. Cuman 15 halaman. Tapi iyaa, mudah-mudahan tetap berisi padat dan menarik lah untuk dibaca.

Bagi sahabat yang penasaran pengen tahu isinya seperti apa, bisa dowload secara GRATIS di toko online pribadi saya lewat link berikut ini :

Rahasia Menulis Ebook Dari Ngeblog

Untuk bisa membuat ebook, hal pertama yang harus kita pikirkan pasti adalah materi yang mau disampaikan. Dan sebagai blogger, kita sudah punya banyak materi yang dibutuhkan. Beberapa artikel menarik dari blog, bisa kita jadikan sebagai bahan tulisan untuk ebook. Tinggal diotak-atik lagi saja. Sekiranya ada ide baru, tinggal ditambahkan.

Setelah materinya siap, langkah selanjutnya tinggal tergantung kreafitas kita masing-masing saja. Untuk menghidangkan tampilan ebook tersebut dengan konsep yang seperti apa. Karna masih berupa ebook, sebenarnya gak begitu formal juga gak masalah.

Tapi kalau mau dibuat dengan format yang lebih serius persis seperti sebuah buku, tentu hasilnya lebih bagus. Pikirkan mulai cover-nya, halaman kata pengantar, daftar isi, pembagian bab judul, layout, biografi penulis, daftar pustaka, dan lain-lain.

Dengan cara ini, setidaknya kita udah sedikit lebih maju sebagai seorang penulis. Bukan lagi hanya sebagai penulis blog, tapi kita juga udah bisa menulis ebook sendiri. Dan siapa tahu nantinya keinginan kita untuk menjadi penulis buku pun bisa tercapai. Aamiin.. mudah-mudahan pasti ada jalan.

Saya sudah doakan Anda, sekarang Anda pun juga harus doakan saya yaa!!
Insya Allah, saya akan menjadi seorang penulis yang handal.

Terima kasih untuk yang udah mau baca. Kalau boleh tinggalkan komentarnya sekalian, biar kita bisa saling sharing pengalaman atau sekedar diskusi.

8 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *