3 Tips Cara Membaca Pikiran Orang Lain

teknik-cara-membaca-pikiran-orang-lain

Saya jadi teringat dulu salah seorang sahabat dekat saya pernah bertanya hal yang sama seperti judul tulisan ini. Bagaimana cara agar kita bisa membaca pikiran orang lain?. Memang tentu sangat menyenangkan kalau kita bisa membaca pikiran orang-orang yang ada di hadapan kita. Kenapa kok bisa terasa menyenangkan? Alasannya karna sifat dasar kebanyakan manusia terlalu mudah penasaran (ingin tahu). Minimal kita suka penasaran dengan orang-orang terdekat kita. Iyaa kan?

“Der, saya tahu apa yang sedang kamu pikirkan sekarang.”
“Wah, hebat lu dir! Kok bisa tahu? Emang apaan?”
“Apaan yaa.. kamu mau tahu aja apa mau tahu banget nih?”
“Bussset luh dir.. bikin orang jadi penasaran aja.”

Mungkin memang ada baiknya setiap manusia tidak diberikan kemampuan untuk membaca pikiran dari manusia lainnya. Secara sederhana, prinsipnya kita hanya boleh memahami pikiran orang lain setelah ia sendiri yang mengungkapkannya. Terlepas dari apakah dia akan berbohong atau menutupi suatu kenyataan, yang jelas apa yang sudah diungkapkan oleh seseorang itu lah yang layak untuk kita terima.

Jika ternyata dia gak mau ngungkapin apa-apa dari yang ada di dalam pikirannya, berarti bukan hak kita untuk meminta-minta atau malah memaksa tanpa ijin membaca pikirannya secara langsung. Kalau gitu kemampuan membaca pikiran udah kayak kegiatan kriminal kan? Istilahnya kita sudah mencuri pikiran dari seseorang yang belum diberikan izin untuk dibaca oleh publik.

Membaca Pikiran Orang Lain dengan Mudah

Nah, enaknya di zaman teknologi yang canggih seperti sekarang ini sebenarnya kita gak perlu lagi repot-repot untuk belajar kemampuan membaca pikiran orang lain. Disamping repot dan malah bisa dikatakan kriminal, teknik yang digunakan saat membaca pikiran orang lain juga membutuhkan energi. Kita mesti fokus dan konsentrasi penuh agar bisa mendapatkan getaran pikiran dari orang tersebut.

Alternatif yang bisa kita gunakan adalah dengan beberapa cara di bawah ini :

  1. Membaca Pikiran dari Status Facebook

    Sering buat status di Facebook? Hati-hati karna dengan begitu orang lain bisa dengan mudah membaca pikiran kita. Bagaimana bisa? Iyaa bisa, lihat aja slogan di kotak update status disitu kan selalu ada tulisan Apa yang Anda pikirkan?. Nah jadi artinya dari status facebook saja pun sebenarnya kita udah bisa membaca pikiran orang lain. Mudah kan?

  2. Membaca Pikiran dari Pesonal Message BBM

    Sama persis seperti facebook, fitur PM dari Blackberry Messenger juga memiliki slogan What’s on your mind?. Menurut saya malah BBM bisa lebih ampuh jika digunakan sebagai media untuk membaca pikiran orang lain. Karna sifatnya yang lebih pribadi dan sangat sering digunakan. Facebook sudah terlalu umum, jadi biasanya orang-orang lebih memilih untuk share apa yang sedang ia pikirkan lewat akun yang lebih personal.

  3. Membaca Pikiran dari Status Path

    Lagi-lagi masih sama dengan yang diatas. Status Path juga menggunakan jargon What’s on your mind? untuk fitur statusnya. Seperti kita tahu bahwa akun Path sifatnya lebih personal lagi dibandingkan dengan BBM. Jika di BBM masih ada teman-teman yang mungkin saja gak kita kenal, apalagi yang akunnya digunakan untuk jualan. Path lebih sering digunakan untuk berteman dengan orang-orang yang memang dekat saja. Jadi, kita bisa lebih mudah lagi untuk membaca pikiran dari teman-teman kita. 

bagaimana-cara-membaca-pikiran-orang-lain

Entah mungkin asal mula ide orang yang membuat ketiga jejaring sosial diatas juga sama. Mereka pengen kita bisa lebih mudah untuk mengetahui apa yang sedang dipikirkan oleh orang lain. Minimal kita jadi bisa mengetahui seperti apa aktifitas yang sering dilakukan oleh teman-teman kita yang ada di jejaring sosial tersebut.

Saya yakin dan berani jamin hanya dengan mengikuti 3 Tips Cara Membaca Pikiran yang sudah saya share diatas, sekarang Anda pasti sudah bisa :

  1. Mengetahui orang terdekat Anda sedang sibuk dengan kegiatan apa
    contoh : lagi OTW nih, sedang liburan ke Bandung, banyak tugas.
  2. Mengetahui bagaimana situasi pikiran dan perasaan mereka
    contoh : lagi galau, senang, sedang sakit hati.
  3. Mengetahui seperti apa kepribadian teman Anda
    contoh : mana yang alay, yang bijak, yang suka ngomong kasar.
  4. Mengetahui informasi-informasi penting tentang mereka
    contoh : suka dengerin lagu apa, kapan ultah, berita yang sedang trend.
  5. Plus mendapatkan quotes motivasi atau kata-kata bijak GRATIS
    Entah itu copas atau memang dari pengalaman sendiri, pasti ada yang nulis tentang ini.

Dan memang secara umum yang sering ditulis orang ketika update status di media sosial iyaa kelima macam itu. Atau menurut Anda lagi yang lain?

Yang jelas saya cuman mau pesan, tolong gunakan teknik cara membaca pikiran orang lain ini dengan baik yaa! Jangan disalahgunakan. Sekiranya Anda penasaran dengan teman Anda, baiknya Anda ajak ngobrol langsung aja mereka. Gak mesti harus kepoin mereka setiap hari. Baca-baca timeline setiap saat. Emang kalian gak ada kerjaan lain apa? Heheh..

Oh yaa, satu hal yang membuat teknik ini tidak bisa efektif 100% digunakan kepada siapa aja adalah dikarenakan gak semua orang mau rajin update status di media sosial. Seperti saya contohnya. Kalau dulu (pas awal-awal kenal internet) mungkin saya pernah rajin begitu. Kapan aja rasanya selalu pengen update.

Tapi beberapa tahun belakangan ini saya udah malas. Bahkan kalau pun ada yang hack facebook saya, bisa jadi saya cuman cuek. Paling agak kesel karna jadi kehilangan akses ke teman-teman dekat yang jarang ketemu langsung secara offline. Selain itu apa lagi yang penting?

Kesimpulan :
Kalau Anda tidak mau orang lain membaca pikiran Anda, sebaiknya kurangi lah update-update status di media sosial. Cukup gunakan akun Anda sebagai penghubung silaturahmi dan media untuk mencari informasi yang bermanfaat. Terlalu repot mikirin anak orang juga untuk apa lah coba?

Atau Anda sedang naksir dengan seseorang yaa?
Kalau iyaa coba baca tulisan saya yang bahas tentang Kenapa Harusnya Kita Gak Usah Pacaran?

13 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *