Kemampuan Manusia Super Menolong Tanpa Pamrih

Setiap manusia memang memiliki keunikannya masing-masing. Tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang tidak bisa bermanfaat untuk orang lain, kecuali memang nafasnya sudah tidak ada lagi. Iyaa kalau udah gak ada berarti kan udah meninggal dunia namanya. Selagi kita masih hidup di dunia, sudah seharusnya kita berpikir untuk bisa memberikan manfaat pada orang lain.

Bagaimana caranya agar kita bisa bermanfaat untuk orang lain?

Caranya iyaa mudah. Yaitu dengan menolong dan membantu menyelesaikan tiap permasalahan yang ada di sekitar kita dengan kemampuan yang kita punya. Seperti yang saya katakan tadi, setiap orang pasti memiliki keunikannya sendiri. Keunikan seperti apa? Tentu berbeda-beda. Biarpun sekalipun raga kita mungkin tak sempurna, tetap saja Sang Pencipta sudah menitipkan suatu keistimewaan tersendiri pada diri kita.

menolong-tanpa-pamrih

Tinggal lagi bagaimana kitanya aja. Bisa tidak melihat keistimewaan yang sudah diberikan tersebut. Karna memang beberapa orang tidak mau peduli dengan dirinya sendiri. Jadinya dia selalu berpikir bahwa dirinya penuh dengan kekurangan. Semacam tidak ada kelebihan sama sekali. Padahal dia nya aja yang tidak mau menilai dirinya sendiri dan berusaha untuk menjadi yang terbaik.

Memiliki Kemampuan Manusia Super

Kalian pasti pernah kan menonton film fiksi superhero? Seperti misal Superman, Batman, Spiderman dan manusia-manusia super lainnya. Sadarkah kalian apa sebenarnya kehebatan mereka sehingga mereka layak disebut-sebut sebagai manusia super?

Apa karna si Superman itu bisa terbang?
Apa karna si Batman itu kuat?
Apa karna si Spiderman itu cepat?

Bukan! Jika kalian berpikir kehebatan mereka itu sebagai jawabannya. Berarti kalian masih salah. Sejatinya, seseorang bisa dikatakan sebagai manusia super dikarenakan ia mampu menolong orang lain tanpa pamrih. Yang membuat istimewa, si jagoan superhero itu bukan hanya mampu menolong satu atau dua orang lain saja. Tapi banyak orang sekaligus. Bahkan mencakup negara atau dunia.

Apa mereka minta bayaran ke orang yang ditolong?
Apa mereka pengen dibangga-banggain?
Apa mereka ada nyuruh Metro TV untuk ngeliput aksi mereka?

Enggak! Mereka bahkan tidak mau lama-lama ngobrol setelah mereka selesai melaksanakan tugasnya. Jika memang sudah selesai, orang yang di tolong selamat dan merasa puas iyaa mereka akan langsung pergi. Mereka tidak pernah milih-milih orang untuk ditolong siapa aja yang butuh bantuan, semuanya pasti ditolongin.

Walaupun memang mereka yang superhero di dalam cerita fiksi tersebut, diceritakan ada karna untuk melawan kejahatan. Tapi yaa intinya sama. Kenapa harus ada mereka? Karna orang-orang biasa gak punya kemampuan untuk melawan orang yang jahat. Sedang si Spiderman tadi bisa. Maka dibutuhkan lah kemampuan si Spiderman ini.

Mulailah Menolong Tanpa Pamrih

Apakah kita tidak bisa menjadi layaknya seperti superhero? Mungkin saja bisa. Seharusnya pun memang kita bisa kalau kita mau. Cuman lagi yaa itu tadi. Gak semua orang kepikiran untuk menolong orang lain. Kebanyakan dari kita hanya mau mikirin diri sendiri saja. Jadinya iyaa sangat sedikit memang orang-orang yang berjiwa manusia super.

Apakah kemampuan yang dititipkan kepada kita itu hanya untuk diri sendiri?
Apakah rezeki yang kita peroleh cuman milik kita seorang saja?

Saya rasa tentu tidak. Kalian setuju? Karna memang setiap kemampuan yang kita punya, akan lebih baik dan tinggi nilainya jika kita berhasil memanfaatkannya untuk membantu orang lain. Kalau perlu niatnya iyaa harus menolong tanpa pamrih. Bukan menolong karna ada sesuatu mau nya aja.

Orang Senang Rezeki Pun Datang

Percaya atau tidak setiap kita menolong tanpa pamrih, suatu saat imbalannya pasti akan datang juga ke kita. Mungkin aja gak secara langsung dari orang yang bersangkutan. Entah tiba-tiba masalah hutang kita ketem jalannya, entah tiba-tiba kita dapat kabar baik, entah tiba-tiba besoknya ada rezeki yang datang ke kita.

Yang jelas setiap kita menolong orang lain, anggap saja itu sebagai kewajiban kita sebagai makhluk sosial. Dan anggap lah kegiatan tersebut seperti layaknya kita mengerjakan tugas kita sendiri. Jadinya mudah-mudahan kita pun pasti ikhlas mengerjakannya. Kalau kita ikhlas orang pun pasti senang melihatnya. Kalau orang senang? Silaturahmi pun pasti bisa terjalin dengan baik. Nah, bukankah salah satu pintu rezeki itu dari silaturahmi?

Betul atau tidak?

Silahkan tinggalkan komentar bagi yang punya pengalaman atau sekedar tanggapan untuk tulisan saya ini. Terimakasih sudah mampir. Semoga curhat hari ini bisa bermanfaat yaa.

Salam Semangat,
[email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *